(3/2) Bandung- Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengunjungi Kantor TVRI yang beralamat di Jl. Cibaduyut Raya No.269, Cibaduyut Wetan, Kec. Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Provinsi Jawa Barat menyampaikan pentingnya bersinergi dengan media terutama terkait publikasi hasil-hasil kerja pengawasan dan penindakan pelanggaran yang dilakukan pada Pilkada 2020 yang akan datang karena Peran media dalam Pilkada sangatlah penting, berkaitan dengan edukasi dan kontrol publik mengenai Pilkada. Forum silaturahmi Ketua beserta Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat dihadiri oleh Asep Suhendar (Kepala Stasiun TVRI Jawa Barat) beserta jajaran Pimpinan TVRI Jawa Barat yang berlangsung sekitar dua jam dengan diskusi tentang publikasi dan informasi hasil pengawasan Pilkada 2020.
Dalam sambutannya Kepala Stasiun TVRI Jawa Barat, Asep Suhendar mengatakan “Bawaslu adalah bagian dari mitra strategis kami. Kerjasama yang selama ini juga sudah berjalan dengan Bawaslu. TVRI menjadi media untuk menyampaikan publikasi dan informasi kepada publik terkait Pilkada serentak yang dilaksanakan pada tahun 2020 ini di Kabupaten/Kota se-Provinsi Jawa Barat. TVRI sebagai sarana untuk menyampaikan program-program pengawasan Pilkada tahun ini.” Pada kesempatan yang sama (Abdullah Dahlan) Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat menanggapi, “Peran media yaitu TVRI sebagai media edukasi dan kontrol Publik di Pilkada 2020. Kami harapkan dapat bersinergi dengan TVRI mengenai pendidikan politik kepada masyarakat juga sosialisasi terkait Pilkada 2020. Karena tanpa dukungan media hasil kerja kami tidak akan diketahui publik.”
Pilkada Tahun 2020 ini merupakan tantangan terbesar bagi Bawaslu Jawa Barat dalam melakukan edukasi politik kepada masyarakat. Oleh sebab itu peran media elektronik seperti TVRI yang mampu menjangkau masyarakat seluruh bagian wilayah Jawa Barat sangat dibutuhkan dalam meningkatkan partisipasi pemilih dan gerakan partisipatif masyarakat pada pengawasan pilkada di tahun 2020. Peran serta masyarakat dibutuhkan untuk meminimalisir pelanggaran yang terjadi dalam pilkada. Hal ini disampaikan oleh Lolly Suhenty (Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Provinsi Jawa Barat). Lolly mengatakan “Berkenaan dengan tren pelanggaran di Pilkada kami Bawaslu akan lauching mengenai Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), media dapat membantu mempublikasikan sehingga semakin banyak masyarakat yang tahu mengenai IKP maka harapannya akan meminimalisir adanya pelanggaran”.
Kehadiran Bawaslu Provinsi Jawa Barat disambut hangat oleh TVRI dengan harapan sinergi ini menghasilkan informasi-informasi dalam Pilkada 2020 yang aktual dan berkualitas untuk disampaikan oleh masyarakat luas khususnya di 8 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada di Jawa Barat tahun 2020 mendatang. (TAN)