Bandung (22/12)---Bawaslu Provinsi Jawa Barat mendapatkan penghargaan sebagai unit kerja pelayanan berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Penganugerahan itu merupakan agenda tahunan Kemenpan RB dalam rangka hari anti korupsi sedunia (Harokrdia).
Penganugerahan dilakukan secara virtual, dihadiri Ketua dan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat Abdullah dan Eliazar Barus, Sekjen Bawaslu RI Gunawan Suswantoro beserta jajaran struktural Bawaslu, di kantor Bawaslu RI.
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, baik ketua, anggota dan jajaran sekretariat sehingga meraih prestasi WBK.
Pria yang sebelumnya anggota ICW itu sampaikan 2 rahasia sehingga lembaga yang diampunya mendapatkan predikat WBK. “Pertama, Komitmen, kita serius di level sekretariat dan komisioner, ada spirit untuk membangun anti korupsi. Kedua, ada inovasi-inovasi baru yang kita lakukan,” terangnya.
Berbagai inovasi antikorupsi di antaranya membangun program kelas anti korupsi bagi komisioner dan sekretariat di jajaran Bawaslu, serta membangun prinsip transparansi dan akuntabilitas di internal kelembagaan.
Misalnya, sistem pemberian honor bagi jajaran Bawaslu sampai PTPS dengan metode transfer untuk mencegah fraud system, inovasi persuratan online, dan sistem transparansi informasi
Ia berharap, penghargaan ini menjadi semangat dalam menjaga komitmen kelembagaan dan membangun trust kelembagaan sebagai lembaga penyelenggara pemilu.
Kasek yang turut hadir pun mewakili seluruh jajaran Pengawas Pemilu se Jawa Barat memberikan apresiasi atas komitmen dan kerjasama banyak pihak sehingga lembaganya mendapat penghargaan ini.
“Momentum ini menjadi motivasi untuk melakukan penataan/perbaikan di internal serta melanjutkan gerakan antikorupsi melalui keteladanan, kesederhanaan, ketulusan, dan dengan membuat inovasi di lingkungan jajaran pengawas Pemilu,” terang Eliazar, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat.
“Semoga dengan predikat WBK yang diperoleh ini, Bawaslu Jawa Barat dapat menjadi lembaga pengawal terpercaya dalam penyelenggaraan pemilu demokratis, bermartabat, dan berkualitas,” pungkas Eliazar. (IZ)