Bawaslu Provinsi Jawa Barat mendukung segala upaya pemerintah untuk menekan angka terpapar virus Covid-19, salahsatunya keputusan 100% Work From Home (WFH). Namun demikian hal tersebut tidak lantas menghentikan kinerja para pengawas pemilu, sesekali aktifitas daring dilaksanakan. Seperti Rapat Koordinasi (Rakor) Kinerja Bawaslu Provinsi Jawa Barat di Masa Pandemi, belum lama ini (Jumat, 9/7).
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Abdullah Dahlan meminta agar Bawaslu Kab/Kota memantau kinerja jajarannya masing-masing, begitu juga dengan mereka yang terpapar virus dan tengah melakukan isolasi mandiri. Mereka merupakan keluarga Bawaslu yang harus diberikan perhatian khusus serta motivasi lebih sehingga dapat membantu kesembuhannya.
'Untuk Bawaslu Kab/Kota tolong pantau dam berikan perhatian khusus pada jajaran yang sedang terpapar Covid 19. Karena semua merupakan keluarga kita', ucapnya.
Terkait sejumlah agenda offline yang telah direncakan jauh sebelum keputusan 100% WFH, akan dijadwalkan ulang karena kegiatan tersebut memungkinkan bertemu dengan sejumlah orang.
Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Yusuf Kurnia sendiri telah merencanakan kegiatan supervisi produk hukum yang akan memantau sejauh mana Bawaslu Kab/Kota telah menginventarisir data-data khususnya yang berkaitan dengan penegakan hukum. Melihat kondisi saat ini, ia pun menunggu kebijakan lanjutan. Sambil mengisi waktu dengan membuka catatan sebagai evaluasi diri atas kinerja bantuan hukum. 'Kita perlu membuka kembali catatan-catatan terkait bantuan hukum, supaya apa yang kita lakukan di masa depan bisa lebih baik', papar Yusuf.
Ia memahami paham betul kondisi pandemi saat ini begitu memukul banyak pihak. Namun ia mengajak seluruh jajarannya untuk senantiasa berfikir ke arah yang lebih positif. Dimana pandemi ini memberikan banyak kesempatan untuk lebih dekat bersama keluarga dan Tuhan.
Tidak jauh berbeda, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Lolly Suhenty menekankan agar kerja pelayanan publik tetap harus berjalan melalui media online. Lagi-lagi kita harus terus meningkatkan kemampuan dan membiasakan diri dengan kemajuan teknologi yang telah menyusup pada banyak aspek pelaksanaan kinerja.
'Kerja pelayanan publik tidak boleh berhenti. Pastikan informasi publik tetap tersampaikan dengan baik. Mari kita lawan virus ini, mari kita saling mendoakan', tegas Teh Lolly, sapaan akrabnya. (She)