Bandung (20/11) -- Bawaslu Provinsi Jawa Barat melakukan launching pengawasan Pilkada serentak 2020 di 8 kabupaten/ kota se-Jawa Barat sebagai tanda dimulainya pengawasan Pilkada serentak di Jawa Barat. Acara dilaksanakan di Amphi Theater Trans Studio Bandung dengan melibatkan sekitar 250 peserta yang terdiri dari Forkopimda Jawa Barat, Forkopimda 8 kabupaten/ kota yang akan melaksanakan Pilkada, pimpinan partai politik tingkat provinsi dan 8 kabupaten/ kota, OKP, ormas, jaringan pemantau, dan awak media.
Pimpinan Forkopimda Jawa Barat yang hadir terdiri dari Gubernur Jawa Barat, Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, perwakilan Polda Jawa Barat, perwakilan Kodam III Siliwangi, dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Rangkaian acara dibalut sentuhan budaya lokal melalui tarian jaipong dan rampak kendang sebagai ciri khas Jawa Barat, disisipi dengan band pengiring, dan video grafis kinerja dan kesiapan Bawaslu dalam mengawasi Pilkada.
Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa Bawaslu siap mengawasi Pilkada 2020. Abdullah, ketua Bawaslu Jabar menyatakan bahwa Bawaslu berkepentingan untuk mengawasi prosedural pemilu. Melalui 4 tupoksi yang dimiliki, Bawaslu siap menggalakan siaga pencegahan, siaga pengawasan, siaga penanganan pelanggaran, dan siaga penyelesaian sengketa. "Tagline Bawaslu, cegah, awasi, tindak, adili," papar Abdullah.
Selain itu, dalam menampung sebanyak-banyaknya aspirasi masyarakat, Bawaslu Provinsi Jawa Barat meluncurkan program SALAM AWAS (Saluran Aspirasi Masyarakat). Nantinya, masyarakat bisa menyampaikan aduan, informasi, dan pertanyaan masyarakat seputar Pilkada secara cepat, baik langsung ke kantor Bawaslu maupun melalui saluran online.
Adapun Forkopimda lainnya memberikan sambutan terkait peranannya dalam menyukseskan Pilkada 2020, dimulai dari KPU Provinsi Jawa Barat, Polda Jawa Barat, Kodam III Siliwangi, Kejati Jawa Barat, DPRD Provinsi Jawa Barat, dan Gubernur Jawa Barat. Semua stakeholder berkomitmen untuk menyukseskan Pilkada sesuai dengan peran masing-masing. Sambutan antar pimpinan semakin semarak karena saling men-support dan berbalas pantun.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil misalnya, membalas pantun yang disampaikan Bawaslu, "Main ketuk tilu bersama pacar, Bersama Bawaslu Pilkada lancar". Sontak hadiri memberikan tepuk tangan sebagai tanda semarak dan kehangatan.
Adapun acara puncaknya, Bawaslu bersama pimpinan Forkopimda maju ke panggung untuk menabuh kentongan sebagai simbol dimulainya pengawasan Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat. (iz)