Bandung (4/3) – Dalam rangka mengisi kekosongan jabatan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/ Kota, maka diselenggarakan Wawancara Uji Kesesuaian Jabatan Pengisian Jabatan Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota Periode ke-2 untuk wilayah Provinsi Jawa Barat: Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Timur : Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya, dan Provinsi Kalimantan Utara: Kabupaten Malinau pada Kamis, 4 Maret 2021 di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat.
Hadir peserta dan Ketua Bawaslu Kab/Kota terundang melalui saluran daring dari Kabupaten Karawang, Kabupaten Malinau, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya. Diwawancara langsung oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro didampingi oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Bawaslu Provinsi Jawa Timur dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Utara. Sesi wawancara dibagi menjadi 2 sesi yaitu pukul 08.00-12.00 WIB pada sesi 1 dan pukul 16.00-18.00 WIB. Dari 8 orang peserta terundang tidak hadir 1 orang peserta karena sakit pada sesi 1 dan 4 orang pada sesi 2.
Sekjen Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro membuka sesi pertama wawancara dengan mengucapkan terimakasih pada ketepatan waktu peserta yang bersedia hadir langsung memenuhi undangan wawancara dan berpesan bahwa seleksi wawancara ini bukan hanya formalitas tetapi jabatan esselon 3 ini diisi oleh orang yang benar-benar kompeten dan memiliki gagasan inovatif untuk membangun Bawaslu Kabupaten/Kota kedepannya. “Saya harap anda semua sudah menyiapkan diri dengan maksimal untuk wawancara hari ini. Saya tidak menjamin walaupun pendaftar hanya 1 org pasti diloloskan, lebih baik jabatan tersebut kosong daripada asal diisi dan tidak sesuai kualifikasi.” ujar Pak Sekjen.
Dilanjutkan pada sesi 2 hadir 4 orang peserta dan Ketua atau Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota terundang melalui saluran daring. Serta turut mendampingi Sekjen Bawaslu RI, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Bawaslu Provinsi DI Yogyakarta, Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat. Pada sesi ini peserta terundang melamar posisi jabatan Kepala Sekretariat pada Kabupaten Karawang, Kabupaten Sleman, Kabupaten Ketapang, dan Kota Samarinda.
Berbeda dengan sesi sebelumnya, 4 orang peserta diberikan diagram 8 area perubahan dalam reformasi birokrasi. Peserta diminta untuk mengamati dan memberikan penjelasan dari 1 kategori yang dipilih. Setelah presentasi satu persatu, sesi dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan dari para Kasek Bawaslu Provinsi masing-masing.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Eliazar Barus mengajukan pertanyaan kepada salah seorang peserta. Beliau bertanya perihal reformasi birokrasi yang dipilih peserta yaitu penataan tata laksana. Saat ini reformasi birokrasi sudah masuk tahap 3 yaitu evaluasi reformasi birokrasi di fase pertama dan kedua tentang silo mentality. Peserta memilih untuk membuat SOP penataan SDM, pengawasan dan evaluasi. Lalu beliau melanjutkan pertanyaan tentang bagaimana cara peserta mengatasi hambatan yang ditemui dalam penerapan reformasi birokrasi dan hubungannya dengan zona integritas.
Salah satu peserta menjawab bahwa berdasarkan pengalamannya terkait dengan pembagian kerja yang belum tertata dengan baik dan banyak terjadi kesalahpahaman. “Dengan saya membuat SOP itu akan meminimalkan kesalahpahaman yang terjadi dalam pekerjaan. Kemudian kaitannya dengan zona integritas di Bawaslu setelah disahkan SOP, maka kita sudah memiliki standar prosedur yang sesuai. Saya juga akan mengembangkan sistem pemerintahan berbasis e-government.” tutur salah seorang peserta.
Sesi wawancara ditutup pada pukul 18.00 WIB selanjutnya peserta menunggu pengumuman hasil yang akan diumumkan oleh SDM Bawaslu RI pada akhir bulan maret. Kita semua berharap orang yang terpilih adalah ASN terbaik dan mampu mengemban amanah di Bawaslu. Semoga. (TAN)